Keunggulan Toyota Avanza dan Veloz sehingga menjadi incaran dan "idaman" masyarakat Indonesia adalah fitur keselamatan yang lengkap.
Di Indonesia, mobil tipe MPV (Multiple Purpose Vehicle) masih menjadi incaran konsumen, terutama bagi keluarga. MPV memiliki kapasitas penumpang yang besar sehingga bisa mengangkut 7 orang.
MPV di Indonesia terbagi dalam beberapa segmen, mulai dari entry MPV hingga Luxury MPV. Toyota memiliki model MPV yang lengkap untuk mengisi segmen ‘gemuk’ ini yaitu Calya, Avanza – Veloz, Kijang Innova, Voxy, Alphard – Vellfire. Dari semua produk MPV Toyota, Avanza dan Veloz memiliki kontribusi terbesar dari total penjualan MPV.
Selain memiliki kapasitas besar dan desain modern, keunggulan Toyota Avanza dan Veloz sehingga menjadi incaran dan "idaman" masyarakat Indonesia adalah fitur keselamatan yang lengkap.
Sejak fitur keselamatannya memperoleh bintang 4 Asean NCAP tahun 2013, Toyota Avanza dan Veloz terus meningkatkan fitur keselamatannya. NCAP merupakan suatu lembaga yang memiliki tugas untuk menguji kelayakan produk baru suatu mobil yang dipasarkan kepada konsumen.
Terdapat setidaknya 9 fitur keselamatan yang dimiliki Toyota Avanza dan Veloz;
1. 3 Point Seatbelt untuk semua penumpang
3 Points Seat Belt for Center Passenger.
Perlindungan penuh bagi keselamatan semua penumpang
2. Split headrest untuk penumpang tengah di baris kedua
Fitur ini berguna untuk mencegah dan mengurangi cidera pada tulang leher.
3. Pretensioner & Force Limiter Seatbelt
Mencegah cidera fatal ketika terjadi benturan
4. Passenger Seat Belt Warning with buzzer and blink
Front Passenger Seat Belt Warning.
Peringatan awal apabila sabuk pengaman tidak digunakan selama berkendara.
5. ABS (Anti Lock Braking System)
Anti Lock Braking System.
Proteksi optimal untuk mengontrol kendaraan saat pengereman mendadak yang terdapat di semua grade.
6. Side Impact Beam
Side Impact Beam.
Melindungi penumpang dan pengemudi dari benturan samping.
7. ISOFIX and top tether anchor
ISOFIX and top tether anchor.
Fitur keselamatan untuk keamanan optimal pemasangan child seat.
8. Wireless Key with Immobilizer
Sistem keamanan pada kunci mobil untuk mencegah pencurian.
9. Comfortable Suspension
Penyesuaian pada sistem suspensi MacPherson Strut dan suspensi belakang dengan per koil yang meningkatkan stabilitas dan kenyamanan.
Semua fitur keselamatan di atas dapat Anda temukan di mobil Toyota Avanza dan Veloz. Selengkapnya mengenai interior dan eksterior Grand New Avanza dan Grand New Veloz.
Toyota Voxy tergolong dalam high MPV yang akan bertarung dengan Mazda Biante dan Nissan Serena, karena itu mobil ini dibenamkan mesin yang tak jauh berbeda.
Ya, mobil yang diboyong dari Jepang ini dibenamkan mesin 3ZR-FAE, in-line 4 cylinde, 16 valve, DOHC dengan kapasitas 1.987 cc yang mampu menghasilkan daya 149 Tk pada 6.100 rpm dan torque 19,7 kWh pada 3.800 rpm.
Tenaga pada mesin ini disalurkan langsung dengan transmisi Continuously Variable Transmission (CVT).
Untuk memberikan kenyamanan, bagian suspensi depan telah dilengkapi MacPherson Strut dengan Pegas Koil dan Stabilizer, serta Torsion Beam dengan Pegas Koil dan Stabilizer.
Toyota Voxy disebut-sebut menjadi sebagai wujud dari Alphard Murah. Hal ini karena bentuknya yang kotak lengkap dengan desain pintu geser dan bagian baris kedua mengusung tempat duduk captain seat.
Meski menjadi produk baru, ternyata PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen tunggal pemegang merek Toyota di Indonesia tak mau mengecewakan konsumen di Tanah Air.
Pasalnya, mobil ini telah dilengkapi segudang fitur unggulan yang membuat Toyota Voxy terlihat cukup mewah, antara lain twin moon roof, cruise control, sun shade, serta front and rear auto AC, dan eco mode.
Toyota Voxy juga memiliki banyak fitur keselamatan yang diklaim paling lengkap di kelasnya.
Beberapa fitur yang dibenamkan diantaranya 7-airbags yang terdapat di bagian depan hingga bangku belakang di baris ketiga.
Selain itu ada juga vechile stability control (VSC) yang berfungsi menjaga kendaraan tetap stabil walau dalam kondisi ekstrim di jalanan licin.
Tak lupa mobil ini telah menggunakan Emergency Brake Signal (EBS) yang dapat aktif saat pengereman mendadak pada kecepatan lebih dari 60 km/jam, sehingga dapat memberikan sinyal kepada pengemudi untuk berhati-hati.
Fitur keselamatan lainnya adalah hill start assist (HSA), sebuah fitur yang menahan mobil selama dua detik agar pengemudi memiliki waktu untuk memindahkan kaki dari rem ke gas saat jalanan menanjak.
Toyota Voxy meluncur di GIIAS 2017, ICE, BSD, Tangerang Selatan.
PT Toyota Astra Motor (TAM) telah meluncurkan mobil keluarga terbaru Voxy di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Mobil ini diklaim mendapatkan respon positif dari masyarkat.
Bahkan Vice Presiden PT TAM, Hendry Tanoto menyatakan, belum sebulan meluncur mobil Toyota Voxy telah mencetak permintaan sebanyak 1.048 unit.
“Paling banyak masih di Jabodetabek,” ungkap Hendry saat ditemui wartawan di dealer Auto2000 Kelapa Gading, Jakara Utara, Selasa (6/9/2017).
Hendry menyatakan, dengan tingginya respon luar biasa, maka tidak menutup kemungkinan pengiriman Toyota Voxy akan molor hingga dua bulan lebih.
Maklum Toyota Voxy ditargetkan awal hanya mampu terjual 200 unit perbulan.
“Konsumen yang membeli Toyota Voxy ekonomi baik, butuh kapasitas seven seater, desain sliding door, tapi belum bisa sampai ke Alphard. Nah ini lah segmen dari Voxy,” ujar Hendry.
Sosok Toyota Voxy yang memiliki panjang 4.710 mm, lebar 1.735 mm, tinggi 1.835 mm, dan wheelbase2.835 mm. Bagian tampang depan mobil seharga Rp 446 juta on the road Jakarta ini disebut-sebut mirip dari keluarga Alphard, yaitu Vellfire.
Untuk menambah kesan mewah, beberapa ornamen krom disematkan, mulai dari depan hingga bagian belakang. Khusus untuk pasar Indonesia, ground clearance Voxy lebih tinggi 10 mm dari yang ada di Jepang, yakni menjadi 165 mm.
Kesan premium bisa dirasakan karena bagian kabin menggunakan leather material, dengan paduan warna hitam dan burgundy.
Desain dashboard Toyota Voxy mengusung multi-layer yang memberikan kesan modern dan mudah dioperasikan. Sejumlah tempat penyimpanan barang pun terasa cukup banyak.
Mobil ini telah dilengkapi dengan fitur twin moonroof yang juga bisa dinikmati pada baris kedua dengan sistem buka tutup secara otomatis.
Segudang fitur unggulan membuat Toyota terlihat cukup mewah, antara lain twin moon roof, cruise control, sun shade, serta front and rear auto AC, dan eco mode.
Toyota Voxy juga memiliki banyak fitur keselamatan yang diklaim paling lengkap di kelasnya, seeprpti 7-airbags yang terdapat di bagian depan hingga bangku belakang di baris ketiga.
Selain itu ada juga vechile stability control (VSC), Emergency Brake Signal (EBS), dan juga hill start assist (HSA).
Toyota Voxy telah dibenamkan mesin 3ZR-FAE, in-line 4 cylinde, 16 valve, DOHC dengan kapasitas 1.987 cc yang mampu menghasilkan daya 149 Tk pada 6.100 rpm dan torque 19,7 kWh pada 3.800 rpm.
Tenaga pada mesin ini disalurkan langsung dengan transmisi Continuously Variable Transmission (CVT).
Untuk memberikan kenyamanan, bagian suspensi depan telah dilengkapi MacPherson Strut dengan Pegas Koil dan Stabilizer, serta Torsion Beam dengan Pegas Koil dan Stabilizer.
Toyota Sienta Limited Edition hadir di GIIAS 2017 dengan jumlah 30 unit.
PT Toyota Astra Motor (TAM) tidak hanya menghadirkan Avanza versi terbatas dengan embel-embel Limited Edition, tetapi juga menawarkan hal serupa pada model Toyota Sienta.
Bertempat di booth Toyota, Hall 10, ICE, BSD, Tangerang Selatan, MPV (Multi Purpose Vehicle) dengan pintu geser ini hanya disuguhkan sebanyak 30 unit.
Menurut Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Franciscus Soerjopranoto, kehadiaran Sienta Limited Edition untuk mengapresiasi konsumen, Toyota, dengan warna baru warna red mica metallic.
“Sienta Limited terlihat semakin dinamis berkat Aerokit yang disematkan pada front dan rear bumper, serta bagian samping bawah,” ungkap Soerjo saat ditemui wartawan di GIIAS 2017 beberapa waktu lalu.
Ditempat yang sama, Tommy Hermasyah, Product Knowledge PT TAM menuturkan, Sienta Limited Edition yang dikembangkan dari tipe Q ini mendapatkan ubahan lebih aerodinamika modelista.
“Sebelumnya paket ini hanya disematkan TRD dan TOM’S. Soal warna, ini hasil suvei dan studi kepada konsumen,” ucapnya.
Tampang depan Sienta Limited telah mendapatkan sentuhan LED clearance lamp sehingga terlihat lebih menarik.
Selain itu ada bagian bokong mobil ini telah menggunakan emblem berwarna krom bertuliskan Limitied Edition, dan roof spoiler berukuran besar.
Tak hanya tampilan bumper saja, sebab bagian kaki-kaki mobil Limited Edition ini menggunakan alloy wheel berukuran 16 inci.
Sementara pada interior, Sienta dikembangkan melalui konsep Modern Sophisticated dan Comfort Design dengan bahan kualitas lebih baik. Alhasil, mobil ini terasa nyaman dengan nuansa sporty pada bangkunya.
Menyoal harga, Toyota Sienta Limited Edition dijual Rp 323,5 juta on the road Jakarta.
ToyotaMotor Corporation (TMC) akan memberikan kejutan dengan memperkenalkan mobil konsep bergenre baru, yaitu Toyota Tj Cruiser. Untuk pertama kalinya, mobil yang menggabungkan kelegaan dari sebuah van dan ketangguhan SUV ini akan dipamerkan pada ajang Tokyo Motor Show mendatang pada 25 Oktober hingga 5 November 2017.
Tj Cruiser dirancang untuk pengguna yang membutuhkan kendaraan yang sanggup dipakai untuk bekerja sekaligus bermain. Huruf T berasal dari kata 'Toolbox', ini melambangkan bagaimana mobil ini bisa digunakan layaknya 'toolbox'. Sedangkan huruf j berarti 'joyful', yang diartikan sebagai kesenangan mengunjungi berbagai lokasi menggunakan mobil.
Bentuk eksterior yang mengotak terinspirasi dari van yang menawarkan kepraktisan. Bagian kaki-kaki yang kokoh terinspirasi dari SUV, kesan kokoh diperkuat dengan wajahnya yang mengintimidasi. Beberapa panel body Tj Cruiser diberikan lapisan khusus untuk mencegah baret dan kotoran.
Toyota Astra Motor (TAM), akhirnya memberi penyegaran terhadap mobil murahnya hari ini Jum'at (7/4). Tidak hanya mendapat sentuhan pada ekterior dan interior, New Agya juga kini memiliki dua varian mesin.
Vice President Director TAM, Henry Tanoto mengatakan dengan desain dan penampilan terbaru, pihaknya ingin Agya terbaru dapat memenuhi kebutuhan akan konsumennya terhadap mobil murah dengan mayoritas anak muda. "Kami harap produk ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat diproduk entry hatchback Toyota tapi tidak kalah dengan segmen di atasnya," kata Henry.
Menurutnya, sejak diluncurkan pada 2013 silam, produk kali ini semakin akan melengkapi armadanya di sepanjang tahun ini. Yang mana sampai Maret 2017, penjualan Agya telah mencapai 197.310 unit, dengan pangsa pasar di atas 30 persen.
"Penampilannya lebih stylish dan kinerja mesin semakin bertenaga dan effisien," ujarnya.
Sebagian orang menilai mobil merupakan kebutuhan dan juga salah satu indikator status sosial. Jika Anda lahir di tahun 1980-an hingga akhir 1999 dan berencana untuk memiliki kendaraan roda empat, maka ada baiknya untuk menyimak hal-hal berikut untuk mewujudkan keinginan Anda.
Millennials, yang juga dikenal sebagai Generasi Millennial atau Generasi Y adalah kelompok demografis setelah Generasi X. Generasi ini lahir di antara tahun 1980 sampai 2000. Jadi bisa dikatakan generasi millennial adalah generasi muda masa kini yang saat ini berusia di kisaran 17-37 tahun.
Pendiri Tatadana Consulting, Tejasari Asad menjelaskan, sebagian besar generasi millennial yang sudah bekerja saat ini berada pada level awal. Ia menilai, hal itu membuat millennials memiliki rentang penghasilan dan kebutuhan tersendiri.
"Jadi karena masih awal bekerja, mereka tidak punya kemampuan untuk membeli mobil yang mahal. Dan ingat, kemampuan mencicil yang ideal adalah sepertiga dari penghasilan," ujarnya Ia merinci, gaji dari lulusan anyar dengan gelar Strata I saat ini berkisar Rp4 juta-Rp6 juta per bulan. Dengan kisaran gaji tersebut, Tejasari mengatakan cicilan yang sesuai adalah di sekitar Rp2 juta per bulan.
"Dengan kisaran penghasilan dan cicilan sebesar itu. Mobil yang paling cocok untuk millenial adalah jenis LCGC [Low Cost Green Car] karena harganya yang masih terjangkau," jelas Tejasari.
Tejasari menambahkan, untuk bisa memboyong LCGC tersebut, generasi millennial bisa melakukan survei terlebih dahulu. Menurutnya, membandingkan mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan kocek merupakan tahapan awal yang bijak.
Berdasarkan penulusuran, salah satu mobil LCGC yang dirilis oleh PT Astra Daihatsu Motor, yaitu New Ayla, bisa ditebus dengan uang muka (down payment/DP) sebesar Rp6,5 juta saja. Sementara angsurannya sebesar Rp2,47 juta per bulan selama lima tahun.
"Nah, kalau sudah tahu besaran DP-nya, maka tinggal mempersiapkan dananya. Kalau misalnya DP cuma Rp6,5 juta, bisa menyisihkan maksimal sepertiga gaji selama sekitar tiga bulan," kata Tejasari. Di sisi lain, ia juga mengingatkan para millennials agar mengetahui bahwa dengan membeli mobil, selain menambah beban cicilan, juga terdapat biaya perawatan dan pajak tahunan yang harus dibayarkan.
"Beli mobil artinya menambah pengeluaran, seperti bensin, servis, dan lainnya. Biaya pemeliharaan motor dan mobil berbeda, belum lagi biaya parkir. Pajak tahunan juga berbeda," imbuhnya.
Hal itu, lanjutnya, bisa disiasati dengan melakukan penghematan, atau mencari pekerjaan sampingan. Menurutnya, penghematan paling mungkin adalah mengurangi pengeluaran kebutuhan sekunder.
"Itu contohnya seperti mengurangi jalan-jalan, makan-makan, atau biaya internet handphonemisalnya," ucapnya.
Sementara, untuk menambah penghasilan, Tejasari menilai millenials bisa melakukan freelance, pindah kerja, atau mulai bisnis sampingan hingga menjadi sopir ojek online.
"Bisnis sampingan banyak, misalnya jadi reseller baju dan lainnya. Kalau mau jadi driver onlinejuga bisa," ungkapnya.
Pakai Produk Pembiayaan yang Cocok
Senada, CEO PT Astra Credit Company (ACC) Jodjana Jody mengatakan, generasi millennial memang banyak menyasar untuk kredit mobil LCGC. Perusahaan pembiayaan (multifinance) milik Grup Astra ini mengaku profil kredit kendaraan LCGC sedang tumbuh pesat.
"Kalau kelas itu [millennials] pasti sasarannya LCGC. Mobil kelas tersebut dalam tiga tahun terakhir ini tumbuh pesat, hampir mencapai 22 persen dari total market," ungkapnya.
Jody mengatakan, boleh dibilang kehadiran kendaraan jenis LCGC ini berhasil menarik generasi millennial untuk memiliki kendaraan, di tengah pelemahan daya beli. Tanpa kendaraan LCGC, ia menilai tentu pasar otomotif bisa lebih tertekan.
"Untuk besaran pastinya saya enggak pegang. Namun pembeli memang majority dari young person. Bisa sekitar 70 persen," jelasnya. Untuk bisa mencicil kendaraan LCGC, Jody mengimbau generasi millennial mesti menghitung pendapatannya, agar sepertiganya dipakai untuk mengangsur. Perhitungan arus kas (cashflow), dinilai Jody merupakan hal wajib.
"Kalau mereka punya pekerjaan pasti yang pendapatan buat mencicil lebih dari sepertiga, tetapi betul-betul butuh, maka mesti cari paket kredit yang tepat, seperti balloon payment. Hal itu supaya bisa mencicil secara sehat," jelas Jody.
Balloon payment adalah skema pembayaran kredit yang dilakukan dengan sistem pembayaran ringan di depan dan pelunasan di belakang. Jika dalam kredit standar biasanya cicilan dibayarkan dalam jumlah yang sama setiap bulan sampai kredit berakhir, maka balloon payment memberikan keuntungan di beberapa tahun pertama pembayaran cicilan karena biaya yang dibebankan lebih ringan.
Bagi produsen otomotif di dunia, pengembangan mobil listrik menjadi salah satu perhatian saat ini. Tak terkecuali Mercedes-Benz.
Mercedes-Benz baru saja memperkenalkan konsep kendaraan listrik pertamanya di dunia, EQA. Dari segi fisik, EQA berdimensi kecil seperti mobil perkotaan tapi dirancang dengan kesan mobil masa depan.
"Concept EQA adalah kendaraan konsep EQA all-electric pertama dari Mercedes-Benz di dalam segmen mobil kompak," jelas Presiden dan CEO Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) Roelof Lamberts, seperti tertulis dalam keterangan pers yang diterima Menurut Lamberts, nantinya mobil bakal memiliki sistem penggerak empat roda dengan dua motor listrik.
Kinerja komponen baterai juga diklaim jauh lebih hemat karena sistem outputnya ditingkatkan hingga lebih dari 200 kw. Kinerja baterai ini digabungkan dengan sistem operasi cerdas Mercedes-Benz, membuat EQA bisa melaju hingga 400 kilometer.
Dari segi rancangan, mobil ini hadir dengan lapisan dan garis dan panel hitam di bagian depan yang berfungsi sebagai grille virtual.
Untuk pencahayaan, produsen asal Jerman itu memakai teknologi pencahayaan M berdasarkan serat laser.
Kehadiran Mitsubishi Xpander diprediksi akan ikut menggoyang penjualan Toyota Avanza. Maklum, selama ini, Avanza memang menjadi sasaran tembak setelah terbilang moncer sejak pertama kali diluncurkan.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) penjualan wholesales Toyota Avanza dari Januari hingga Agustus tercatat 10.212 unit dengan pangsa pasar 51,4 persen untuk segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV).
Jadi meskipun hadir produk baru di kelas yang sama seperti Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero, Avanza masih tetap bertahan dengan pertumbuhan market share 12,2 persen. Hal itu ditegaskan Yoshihiro Nakata, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM).
“Avanza so far saya rasa masih lebih baik untuk kelas low end. Saya masih yakin dengan Avanza. Strategi khusus untuk menghadapi Xpander dan Wuling tidak ada, kita berjalan saja seperti biasa. Persaingan dan inovasi itu wajar, tapi saya yakin Avanza masih menarik di masyarakat Indonesia," katanya.
Menurut Henry Tanoto, Vice President Director TAM, guna memaksimal potensi Avanza di masyarakat memang tidak ada strategi khusus, karena dirinya yakin Low MPV tujuh penumpang ini masih menjadi mobil yang dibutuhkan konsumen di Indonesia meskipun banyak produk-produk baru.
"Avanza itu kan mobil sejuta umat, terutama kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah percaya sampai sejauh ini. Kami yakin sampai saat ini Avanza masih bisa memberikan sesuatu yang dibutuhkan masyarakat terhadap suatu kendaraan. Intinya kami dari Toyota akan terus memberikan pelayanan dan produk-produk terbaik," katanya.
Ada pemandangan yang menarik di Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution, Bandung, Jawa Barat. Sebab ada ‘mobil Innova’ yang terlihat tersangkut di dinding dan tampak melayang. Karuan saja pemandangan ini langsung menjadi buruan pengunjung untuk berswafoto.
Ternyata Innova itu merupakan sumbangan PT Toyota Astra Motor (TAM). Taman seluas 3,5 hektare itu disuntik dana oleh Toyota sebesar Rp9,2 miliar untuk bersolek, hingga tampak seperti sekarang ini. Menurut Division Head of Corporate Planning and Legal Division PT TAM, Ronny Kusgianto, adanya Innova ini agar menjadi ikon di taman tersebut.
Kata dia, karena yang datang ke taman itu bukan hanya anak muda, namun juga ada keluarga besar. Maka itu, dipilihlah Innova untuk ditaruh di taman tersebut guna menunjukkan ada peran Toyota di sana.
"Kami melihat di satu taman rekreasi terdapat pendidikan dan juga konsep kekeluargaan. Kami lihat taman ini butuh satu ikon. Setelah berdiskusi dengan pihak desainer yang bisa ada impact-nya, akhirnya kami pilih satu mobil ikonik untuk keluarga," ujarnya di Bandung, Jawa Barat.
Innova diletakkan di dekat jalur kereta rekayasa. Selain Innova, di taman itu kini juga sudah dilengkapi dengan area bermain outbond.
Sementara itu, menurut Kepala Yayasan Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution, Musmar Mu'in, pembaharuan taman diperlukan untuk mendidik masyarakat akan perlunya berdisiplin lalu lintas. Dengan begitu diharapkan dapat mengubah sikap dan kebiasaan berkendara yang tidak benar.
"Di Indonesia perkembangan kendaraan terus bertumbuh, namun tingkat kecelakaannya masih besar. Melihat demografis Indonesia, usia 0-9 tahun masih mendominasi, sehingga sasaran kami untuk memperbaharui guna mendidik masyarakat usia dini," ujarnya.
Sama seperti yang lainnya, aki memiliki fungsi vital pada mobil. Alat ini berfungsi sebagai sumber energi listrik untuk menjalankan semua perangkat elektronik pada kendaraan.
Seiring pemakaian, air aki juga bisa berkurang. Oleh karena itu penting bagi pemilik untuk memastikan air aki, bagi aki basah, dalam jumlah cukup agar perangkat elektronik bisa bekerja.
Banyak kalangan menganggap sering lupa mengisi air aki atau aki dibiarkan kosong bisa membuat aki meledak?
Technical Advisor Quality Assurance Astra Otoparts, Sahrudin, membantah bahwa aki bisa meledak jika dibiarkan kosong atau tak terisi.
"Aki kosong tidak bisa bikin meledak," kata Sahrudin di Jakarta, Rabu, 27 September 2017.
Dia mengatakan aki bisa meledak jika ada perangkat baterai atau aki yang mengalami korsleting listrik. Di mana gas hidrogen yang keluar dari dalam aki menyambar percikan api dari akibat korsleting tersebut.
"Kalau aki kosong, cuma enggak bisa distarter saja. Maka itu, dicek sebulan sekali. Kalau level airnya sudah di bawah garis lower tambah air sampai garis upper level," ujarnya.
Kepala Bengkel Astra Internasional Daihatsu Pangeran Jayakarta, Dolf Valentino mengatakan selagi aki tersebut tidak bermasalah meski dalam kondisi kosong maka ledakan tidak akan terjadi.
"Aki enggak bermasalah kalau ditaruh di suhu ruangan yang aman," tuturnya.
Kata dia, aki berpotensi meledak jika ada cairan sejenis asam sulfat yang ada dalam aki, bereaksi dan mengeluarkan uap dari hasil reaksi tersebut. Dari uap tadi, jika tidak bisa keluar atau tidak ada saluran keluar udara bisa saja meledak.
"Karena posisinya tersumbat jadi aki bisa meledak," ujarnya.