SUZUKI ERTIGA

Ertiga: ‘Lebih Mengerti Keluarga’.

SUZUKI ERTIGA

Ertiga: ‘Lebih Mengerti Keluarga’.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Thursday, April 12, 2018

Di klaim kemahalan Toyota C-HR Buat Siapa?


Desain nyentrik dan emosional “kalau mau ambil, enggak mau ya sudah” ditambah harga jauh di atas kompetitor bikin C-HR unik, seakan memisahkan diri dari kompetisi mainstream. Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan konsumen yang diincar C-HR adalah penerima pendapatan menengah-atas yang doyan nyetir sendiri.

“Segmen pertama adalah orang-orang yang senang sekali nyetir sendiri. Namun juga ingin tampil beda, jadi tidak biasa. Orang-orang seperti apa? Ongoing process to be success, itu yang utama. Kalau bahasa Indonesia-nya, ya eksekutif muda dan pebisnis muda,” ucap Product General Manager TAM Bansar Maduma, saat peluncuran C-HR di Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Mirip Nissan Juke atau Mitsubishi Expander, desain C-HR juga belum tentu diterima semua orang. Meski begitu, konsumen yang mengapresiasinya juga tidak sedikit. Walau sebenarnya ada 86, Presiden Direktur TAM Yoshihiro Nakata mengindikasikan Toyota di Indonesia belum pernah punya mobil emosional. Dia menyebut selain soal kenyamanan dan keamanan, Toyota juga bisa membuat mobil emosional. “Mulai hari ini Toyota menjawab tantangan untuk membuat mobil yang emosional juga,” ucap Nakata

Selain soal desain, kunci C-HR ada pada rasa mengemudi. Bansar menjelaskan, di kabin, ruang kokpit dirancang mengarah ke pengemudi. Misalnya dari arah desain dasbor asimeteris dan konsol tengah. 


Sensasi mengemudi hot hatchback dalam posisi crossover bakal didukung mesin 2ZR-FBE 4-silinder, DOHC, Dual VVT-i, 1.8L, bertenaga 141 PS dan torsi 17,4 kg.m, ditemani CVT 7-percepatan. C-HR juga sudah dilengkapi Vehicle Stability Control (VSC), ABS+EBD+BA, dan Hill Start Assist. 

Harga: 
C-HR 
Single tone Rp 488,5 juta 
Two tone Rp 490 juta 

Mazda CX-3 2.0L 
Touring Rp 389 juta 
CX-3 GT Rp 438 juta 

Honda HR-V 1.8L 
E CVT 378,5 juta 
E CVT Mugen Rp 404,5 juta 

Mitsubishi Outlander Sport 2.0L 
GLX Rp 330 juta 
GLS Rp 345 juta 
PX Rp 370 juta
PX Action Rp 375 juta

Saturday, April 7, 2018

Perbedaan Konsumsi BBM Toyota New Yaris


Mengusung konsep Fun to Drive pada New Yaris terutama pada varian TRD Sportivo, pengaturan berkendara dilengkapi pilihan Sport dan Eco Mode. Pengemudi bisa menyesuaikan style berkendara seperti yang diinginkannya. Pilihan gaya berkendara tersebut ternyata juga memengaruhi konsumsi bahan bakarnya. Ini tentu berdasarkan data pengetesan standar yang diungkapkan Akira Kasamatsu Chief Engineer of New Yaris Toyota Motor Corporation (TMC). Saat ingin berkendara secara efisien, pengendara bisa mengaktifkan eco mode. Sementara untuk mendapatkan sensasi sporty, dapat menggunakan sport mode. “Jadi memang sebelumnya saya sampaikan, setiap driver cara mengemudikan mobil berbeda, jangan dilupakan. Namun contohnya saja ya, sebagai patokan, dalam kondisi standar normal 17,8 kilometer per liter (kpl), sementara untuk eco mode dan sport perbedaannya 20 persen,” ucap Kasamatsu, Selasa (20/2/2018).

Kasamatsu coba menekankan lagi, kalau untuk urusan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) belum ada yang pas. Jadi angkanya masih kira-kira saja. “Ini kira-kira saja dan feeling-nya saja, untuk berkendara di tol saja misalnya bisa mencapai 23 kpl sampai 24 kpl, kalau di lalu lintas sibuk atau macet 12 kpl sampai 13 kpl,” kata Kasamatsu. Begitu juga terkait dengan tenaga yang dikeluarkan, masing-masing mode berkendara punya perbedaan. “Kalau misalnya power untuk model normal 100 tk, kemudian untuk yang Eco mode bisa 70 tk. Jadi pengguna bisa memilih mana mode yang paling nyaman digunakan, untuk di perkotaan, jalan tol atau lainnya,” kata Kasamatsu.